Kamis, 05 Januari 2017

Pekerja China Di Indonesia

Pekerja China Di Indonesia


Warga Negara Asing dan tenaga kerja asing selama 2016 terus ‘membanjiri’ Indonesia. Banyaknya WNA yang masuk Indonesia terus menjadi sorotan publik, terlebih tenaga kerja yang datang dari China. Berdasarkan data Dirjen Imigrasi, lebih dari satu juta warga China yang masuk ke Indonesia dari berbagai keperluan, mulai dari kunjungan wisata hingga bekerja di Indonesia. Jumlah WNA yang masuk selama 2016, China terbanyak dengan angka 1.329.857 orang. Banyaknya WNA dan tenaga kerja asing China yang bekerja tanpa kejelasan legalitas dokumen dinilai menjadi ancaman tersendiri bagi tenaga kerja lokal dan ketahanan bangsa.
Dari sisi kuantitas atau jumlah, bisa jadi memang belum sebanyak yang disebut-sebutkan selama ini. Namun, faktanya TKA ilegal asal Tiongkok itu memang ada.
Fakta itu bahkan diungkap sendiri oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Rabu (28/12/2016), saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah PT Huaxing, di Jalan Narogong KM 20, Cileungsi. Di pabrik peleburan baja itu Menteri Hanif menemukan langsung puluhan tenaga kerja asing asal Tiongkok. Belasan di antaranya diduga melanggar izin.


Sumber:https://myrepro.wordpress.com/2017/01/01/serbuan-pekerja-china-masuk-indonesia-rumor-atau-fakta/

Fenomena Hoax

Fenomena Hoax

Hoax adalah suatu kata yang digunakan untuk menunjukan pemberitaan palsu atau usaha untuk menipu atau mengakali pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang atau kejadian yang sebenarnya.
Asal Kata Hoax Seorang philologist asal Inggris, Robert Nares, berpendapat bahwa kata 'Hoax' berasal dari kata "Hocus", yang berarti "menipu". Hocus juga merupakan kependekan mantra sulap yaitu "Hocus Pocus". Namun maksud penggunaan kata hoax pada pemberitaan palsu berbeda dengan pada pertunjukan sulap. Dalam pemberitaan palsu, pendengar atau penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu.
Tujuan hoax itu sendiri adalah Sekadar iseng/lelucon. Kadang pembuat hoax mengirim berita bohong kepada orang-orang di dekatnya tanpa niat untuk menyebarkan ke masyarakat luas. Namun sebagian penerima tidak menyadarinya sehingga hoax ini tersebar luas.