Sabtu, 06 Mei 2017

Studi Kasus Tentang Manusia & Pandangan Hidup

Manusia & Pandangan Hidup

Pandangan Hidup
         Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.

     Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.


Sumber Pandangan Hidup
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu negara
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenarannya ,pandangan hidup yang berasal dari agama/hidup muslim .Pandangan hidup muslim, rumusan tujuan hidup yang didasari oleh ajaran agama menempati posisi sentral, yaknI orang yang hormat dan tunduk kepada nilai-nilai agama yang diyakininya, melalui figure Ulama Kharismatik, atau menurut kitab suci. Menurut ajaran Islam, tujuan hidup manusia ialah untuk menggapai ridha Allah, ibtigha mardhatillah. Firman Allah .
4. Ideologi. Sekumpulam ide,gagasan,keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis. Pedoman yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita,nilai dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi.
5. Cita – Cita. suatu impian dan harapan seorang akan masa depannya bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju kedepan.
6. Kebijakan. Suatu upaya atau tindakan untuk mempengaruhi system pencapaian tujuan yang diinginkaan upaya dan tindakan dimaksud bersifat strategis yaitu berjangka panjang dan menyeluruh .
7. Usaha atau Perjuangan. Usaha atau upaya atau tindakan yang dilakukan untuk mewujudkan cita-cita atau tujuan yang dituju .
8. Keyakinan atau Kepercayaan. merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis bahkan ketika harapan mereka tidak berwujud mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.


CONTOH KASUS MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Berbagai Harapan Masyarakat kepada Presiden Terpilih



KBRN, Pekanbaru : Hari pemungutan suara Pemilu presiden dan wakil presiden tanggal 9 Juli 2014. Berbagai harapan disampaikan kepada presiden dan wakil presiden terpilih.

Seperti dikatakan salah seorang warga Pekanbaru, Aman Efli, berharap presiden terpilih dapat memperjuangkan hak-hak rakat, karena presiden menentukan arah kebijakan pemerintahan.

"Kan presiden yang membuat kebijakan, jadi bisa dia memperjuangkan hak rakyat," ujarnya, Jumat (06/06/2014).

Sementara Kasmini, salah seorang ibu rumah tangga, berharap presiden terpilih dapat mensejahterakan seluruh masyarakat Indonesia secara berkeadilan.

"Harus adil, jangan di kota saja yang sejahtera, kita di desa ini juga harus diperhatikan," harapnya.

Begitu juga dengan Wagiman salah seorang petani di Kabupaten Kampar berharap agar dapat memajukan dan mensejahterkan petani dan umumnya mengangkat kemiskinan dari Indonesia.

"Kita petani ini masih belum sejahtera, jadi kita berharap sekali dengan presiden yang baru," katanya.

Sedangkan Arnawati, salah seorang aktifis, berharap presiden terpilih dapat membantu masyarakat yang tertindas dengan bisa berlaku seadil-adinya, apalagi selama ini masyrakat kecil selalu tertindas. 

"Selama ini masih banyak masyarakat kecil yang tertindas," sebutnya.

Di sisi lain, Lufti, seorang mahasiswa, berharap presiden terpilih dapat mewujdukan pemerintah bersih, jujur dan tidak ada bagi-bagi kekuasaan.

Warga yang sudah memiliki hak diharapkan turut mensukseskan Pemilu presiden dengan ikut melakukan pemungutan suara. (Tongkulem/HF)


Opini :
Kasus diatas merupakan contoh kasus manusia dan pandangan hidup dimana pada saat terpilihnya presiden baru berbagai renpon dan tanggapan masyarakat bermunculan. Harapan seluruh masyarakat Indonesia dengan terpilihnya presiden baru adalah kesejahteraan masyarakat karena masih banyak masyarakat di negeri ini yang belum merasakan kesejahteraan yang sesungguhnya. Kesejahteraan itu hanya dirasakan oleh kalangan atas saja tanpa memperdulikan kalangan bawah. Semoga sebagai presiden baru kedepannya dapat membawa negeri ini menjadi negeri yang lebih maju lagi.

Kamis, 04 Mei 2017

Studi Kasus Tentang Manusia & Keadilan

Manusia & Keadilan


Pengertian Keadilan
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Atau dengan kata lain, keadilan adalah, keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

Berbagai Macam Keadilan
1. Keadilan legal atau keadilan moral
2. Keadilan distributive
3. Keadilan komutatif

Studi kasus :


5 kasus yang mengoyak rasa keadilan di 2011


Berikut kasus yang menyoyak rasa keadian sepanjang 2011 versi detikcom:

1. Kasus Prita Mulyasari
MA mengabulkan kasasi jaksa dan menyatakan Prita Mulyasari bersalah dalam kasus pencemaran nama baik RS Omni Alam Sutera, Tangerang. Prita divonis 6 bulan, tapi dengan masa percobaan selama 1 tahun. Seperti diketahui, drama hukum Prita menjadi magnet semua pihak. Bahkan, seluruh calon presiden 2009 harus menyambangi Prita guna pencitraan kampanye. Pada 29 Desember 2009, majelis hakim PN Tangerang memutus bebas Prita Mulyasari dari tuntutan jaksa 6 bulan penjara. Alasan utama membebaskan Prita karena unsur dakwaan pencemaran nama baik tidak terbukti. Namun, MA membalikkan semuanya hingga Prita harus menempuh upaya hukum luar biasa Peninjauan Kembali (PK).

2. Kasus iPad
Dua terdakwa kasus penjualan iPad Randy Lester Samusamu dan Dian Yudha Negara, divonis bebas PN Jakpus, 25 Oktober lalu. Keduanya didakwa jaksa menjual iPad tidak berbuku manual bahasa Indonesia dan tidak bersertifikat. Namun dakwaan jaksa ini ditolak majelis hakim. Namun, jaksa ngotot dan mengajukan kasasi ke MA. Kasus serupa masih bergulir di PN Jaksel dengan terdakwa Charlie Sianipar. 

3. Kasus Ngecharge HP
MA membebaskan Aguswandi Tanjung karena ngecharge HP di Apartemen Roxy Mas lantai 7 ke unitnya di No 8 pada 8 September 2009. Putusan MA ini mematahkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang menghukumnya 6 bulan dengan masa percobaan 1 tahun penjara. Aguswandi ditangkap satpam dan digelandang ke Polsek Gambir dengan tuduhan mencuri listrik. Aguswandi sendiri telah dipenjara selama 87 hari dari 9 september 2009 hingga 3 Desember 2009.

4. Kasus Susu Formula Berbakteri
MA akhir Januari 2011 memerintahkan Menteri Kesehatan, BPOM dan IPB Bogor mengumumkan ke publik nama-nama merek susu formula berbakteri tersebut. Bukannya mematuhi perintah MA, Menkes cs selalu berkelit. Meski kasus ini juga telah masuk ke parleman, hingga saat ini Menkes cs tetap bungkam. Bahkan beberapa perguruan tinggi negeri melawan putusan MA tersebut di PN Jakpus. Kasus bermula pada 15 Februari 2008, saat IPB memuat di website mereka tentang adanya susu yang tercemar bakteri itu Enterobacter Sakazakii. Namun, pemerintah tidak membuka nama-nama merek susu tersebut.

5. Kasus Sandal Polisi
Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Palu, Sulawesi Tengah, AAL, diajukan ke meja hijau karena dituduh mencuri sandal polisi Briptu Ahmad Rusdi Harahap. Saat ini proses hukum sedang berjalan pengadilan dan jaksa mengancam hukuman 5 tahun penjara. Kisah ini bermula pada November 2010 ketika AAL bersama temannya lewat di Jalan Zebra di depan kost Briptu Ahmad Rusdi. Melihat ada sandal jepit, ia kemudian mengambilnya. Suatu waktu pada Mei 2011, Polisi itu kemudian memanggil AAL dan temannya. Menurut Briptu Ahmad, kawan-kawannya juga kehilangan sandal. AAL dan temannya pun diinterogasi sampai kemudian AAL mengembalikan sandal itu. AAL sempat dianiaya saat diintrogerasi. Atas penganiayaan ini, Polda Sulteng telah menghukum polisi penyaniaya AAL, Rabu (28/12). Briptu Ahmad Rusdi dikenai sanksi tahanan 7 hari dan Briptu Simson J Sipayang dihukum 21 hari.


Opini :
Dari kasus diatas bisa dibilang keadilan di Indonesia sungguh rendah. Memang belum terbukti benar dari kasus diatas siapa yang benar-benar terdakwa akan tetapi seharusnya hal seperti ini jika dilihat dari kasus pencurian lain dengan skala besar seperti koruspsi seharusnya mendapatkan hukuman yang lebih setimpal. Memang benar adanya jika suatu pencurian tergolong sebagai tindak pidana, namun semua itu juga harus dilihat dari kadar pencuriannya. Tidak adil memang jika mencuri sandal seharga puluhan ribu dengan dengan mencuri uang miliaran hukumannya sama atau bahkan mungkin lebih rendah hukuman bagi para koruptor. Seharusnya keadilan lebih ditingkatkan ke semua bidang dan tanpa pandang bulu, agar kiranya semua manusia yang ada di Indonesia bias merasakan keadilan yang murni dan sesungguhnya. Marilah kita selalu junjung hokum dan keadilan agar tercipta keharmonisan di seluruh Indonesia.

Studi Kasus Tentang Manusia & Penderitaan

MANUSIA & PENDERITAAN


PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namur peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.

Sebab – sebab timbulnya pendeitaan:
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia.
2. Penderitaan yang timbul karena siksaan / azab Tuhan.

Pengaruh / dampak yang dapat ditimbulkan dari penderitaan dapat berupa dampak positif ataupun dampak negative. Sikap ini sangatlah berpengaruh dari kepribadian orang yang mengalami penderitaan, jika orang ini mempunyai kepribadian yang sabar maka dampak yang ditimbulkan akan membuat orang ini semakin tabah, ulet, dll. Begitupula sebaliknya

Contoh Kasus :

Jangan Biarkan Ibu Menderita Gara-Gara Warisan



Jakarta, CNN Indonesia -- "Ibu setiap sholat selalu berdoa supaya YS cepat sadar, menjadi anak sholehah, tidak terbawa emosi, dan semoga sidangnya cepat selesai. Waktu sidang, ibu tidak menangis tapi ibu kangen YS".

Begitulah sepenggal rintihan hati ibu Siti Rokhayah atau Mak Amih yang digugat anaknya (YS) berserta suaminya (HA) sebesar Rp1,8 miliar. Perkara itu terjadi lantaran adanya kabar bahwa rumah Mak Amih akan dijual dan diberikan kepada 13 anaknya. Tapi YS dan suaminya tidak terima. 

Alhasil masa lalu pun terungkit dan berakhir di meja hijau. Rupanya Mak Amih pernah meminjam uang Rp40 juta karena bangkrut usaha. Jadi warisanlah yang membuat perpecahan antara ibu dan anak serta menantunya.

Padahal perjuangan Mak Amih melahirkan 13 anak pasti merasakan sakit yang luar biasa bahkan mengeluarkan banyak biaya untuk merawat mereka, membeli susu untuk kesehatan anaknya, memberikan mainan untuk pertumbuhan sang anak sampai menyekolahkan supaya menjadi orang yang sukses. 

Ia mungkin tetap ikhlas mendoakan anaknya meskipun telah dilukai hatinya. Terbukti bahwa kasih sayang ibu tidak mengharapkan balasan, sedangkan kasih sayang anak mengharapkan balasan. Mengejar warisan membunuh ibu perlahan-lahan. Sebenarnya warisan yang membahagiakan hanyalah ilmu, bukanlah harta. Coba kita ibaratkan warisan harta itu seperti kekayaan alam Indonesia yang luar biasa berupa hutan, sawah dan lautan yang luas yang bisa menjadikan rakyat makmur. Tapi kenyataanya rakyatnya tidak makmur karena SDA dilahap hampir habis untuk kepentingan mereka. 

Berbeda cerita dengan BJ.Habibie yang tidak mendapat warisan harta dari orang tuanya, tapi diberikan warisan berupa kuliah selama 4 tahun di Jerman. Akhirnya Habibie menjadi ilmuwan penerbangan yang dikenal dunia. Bahkan di usia yang senja, ide-ide beliau masih dibutuhkan. Banyak orang yang mengidolakan kerja keras beliau dalam meraih mimpi. Jadi warisan sejati adalah ilmu, dengannya bisa menciptakan apapun dan tak pernah habis dilahap waktu. 

Tapi parahnya, terkadang dalam benak kita menginginkan warisan harta dari orang tua kita. Padahal warisan harta bagaikan narkoba yang memberikan ketergantungan serta mendorong pengguna untuk menghalalkan segala cara. Kita semua pasti tahu bahwa narkoba menimbulkan ketergantungan karena memberikan rasa nyaman dan percaya diri terhadap penggunanya, sehingga menghalalkan pencurian dan pembunuhan untuk mendapatkan narkoba. 

Sama halnya warisan harta, jika seseorang sudah pernah merasakan nikmatnya harta dari orang tua maka mudah menggantungkan harta warisan untuk kesejahteraan hidup. Hal itu terjadi karena ada persepsi bahwa buat apa susah-susah cari kerja kan semua kehidupan terpenuhi seperti rumah , uang serta fasilitas yang bagus sepeninggal orang tua. 

Dampaknya ketika menikah dan memiliki mertua, maka akan terus mengejar harta warisan secara habis-habisan, karena sudah ketergantungan harta warisan sehingga mudah menjatuhkan mertua sendiri. Seperti kasus anak menggugat ibu Rp1,8 miliar. Jadi perlu waspada terhadap harta warisan yang bisa membuat kita kesandung ke dalam jurang kesesatan. 

Ketika warisan harta mengerogoti hati sang anak atau menantu, maka perlahan-lahan akan membunuh sang ibu. Menurut studi faktor perasaan negatif dan stres dapat membuat lansia berisiko besar mengalami stroke bahkan akan berdampak pada penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi. Penyebab mudah terserang penyakit dikarenakan daya fisiologis tubuh serta antibody kurang berfungsi maksimal karena faktor usia. 

Yang penting untuk diketahui, bahwa Mak Amih sekarang berumur 85 tahun berarti termasuk kategori lansia. Kehidupannya sekarang sedang mengalami persengketaan dengan anaknya. Sehingga hubungan mereka renggang dan sangat menyiksa bantin seorang ibu yang tidak bisa lepas dari anaknya. 

Ditambah lagi masalah hutang piutang di antara YS dan saudaranya, yang membuat ketidakharmonisan di antara mereka yang menambah kesedihan Mak Amih. Bahkan Mak Amih kebingungan untuk mendapatkan uang sebesar Rp1,8 miliar. Padahal dia orangtua tunggal, sudah renta, dan tidak berkerja. 

Dan ternyata selama persidangan, dia merasa tertekan dengan sikap anaknya yang tidak mau menerima itikad baik untuk bermusyawarah sehingga dia menyempatkan waktu untuk periksa ke dokter tentang penyakit jantungnya. Ketika tekanan masalah hadir di kehidupan mak Amih maka Hypotalamus akan menyebarkan hormon andrenalin serta kortisol untuk melepaskannya ke pembuluh darah yang membuat kerja jantung meningkat, serta tekanan darah naik. 

Jika hal itu terjadi terus menerus maka pembuluh darah sobek sehingga jantung berhenti berkerja. Apakah tega membunuh secara perlahan kepada ibu sendiri? 

Jangan biarkan penyesalan menghantui hidup kita 

Kehadiran warisan memberikan kebahagiaan semu. Warisan habis meninggalkan penderitaan. Tapi kehadiran ibu selalu membuat hidup kita bermakna karena kasih sayang ibu tak pernah musnah. 

Lantas mana yang pantas dipilih, Ibu atau warisan? Apakah kita tega sebagai anak yang dibesarkan tanpa imbalan melihat ibu merintih kesakitan hanya kita mengejar warisan? Cintai dan lindungilah ibu kita, mumpung beliau masih hidup dan jangan sampai menyesal di kemudian hari. (ded/ded) 


Opini :
Contoh kasus diatas sudah cukup menggambarkan keterkaitan antara manusia dan penderitaan. Dimana si ibu yang bernama Siti Rokhayah sudah merasakan penderitaan yang timbul karna harta warisan. Melihat kasus ini cukup memprihatinkan karena sang ibu yang sudah tua ini sudah merasakan penderitaan yang cukup besar yaitu dengan sang anaknya yang menggugat ibunya sendiri. Semoga hati nurani sang anak, dapat tergerak untuk menyelesaikan masalah ini dan tak lupa ikut mendoakannya agar lekas selesai masalah ini.