Kamis, 06 Juli 2017

Tokoh Yang Menginpirasi

Biografi Tentang Bacharuddin Jusuf Habibie
           

            Prof. DR(HC).Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin jusuf habibie atau yang kita kenal sebagai BJ Habibie beliau merupakan pria kelahiran tanggal 25 juni 1936 di pare – pare, sulawesi selatan. Habibie merupakan presiden ke-3 Indonesia selama 1 tahun 5 bulan dan 2 bulan menjadi wakil presiden RI ke-7, beliau juga merupakan Presiden dan wakil Preside Indonesia dengan masa jabatan tependek. Habibie merupakan “blaster” antara orang jawa (ibunya) dengan orang makasar (ayahnya).

Masa Kecil habibie
            Dimasa kecilnya, habibie sudah menunjukan kecerdasannya dan semangat tinggi pada ilmu khususnya pada bidang fisika. Selama enam bulan, beliau kuliah di teknik mesin Institut Teknologi Bandung atau yang biasa di dengar dengan ITB, dan di lanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule, jerman pada tahun 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Mariani Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen, Jerman.
            Berbeda dengan rata-rata mahasiswa Indonesia yang laiinya mendapat beasiswa di luar negeri, kuliah Habibie (terutama S-1 dan S-2) dibiayai langsung oleh Ibunya yang melakukan usaha catering dan indekost di Bandung setelah ditinggal pergi suaminya (ayah Habibie). Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik.

Karir Di Bidang Industri
           Selama beliau menjadi mahasiswa tingkat doktoral, BJ Habibie sudah mulai bekerja untuk menghidupi keluarganya dan biaya studinya. Setelah beliau lulus, BJ Habibie bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm atau MBB Hamburg (1965-1969 sebagai Kepala Penelitian dan Pengembangan pada Analisis Struktrur Pesawat Terbang, dan kemudian menjabat Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada industri pesawat terbang komersial dan militer di MBB (1969-1973). Atas kinerja keras dan kebriliannya, 4 tahun kemudian, beliau dipercaya sebagai Vice President sekaligus Direktur Teknologi di MBB periode 1973-1978 serta menjadi Penasihast Senior bidang teknologi untuk Dewan Direktur MBB (1978 ). Dengan predikat summa cum laude.
          Habibie merupakan Presiden ketiga Indonesia yang dikenal luas tak hanya di nasional saja, tetapi juga Prestasi internasional. gemilangnya saat memiliki karir di Jerman, sejumlah hasil penelitian serta ide teori di bidang termodinamika, konstruksi serta aerodinamika. Beberapa rumusan teorinya yang amat terkenal dalam dunia desain dan konstruksi pesawat terbang adalah “Habibie Factor”, “Habibie Method” dan “Habibie Theorem”. Kemampuannya yang telah diakui oleh dunia tak hanya itu saja, negara lain pun ingin mempekerjakannya. Namun di tengah kesuksesannya diluar negri tersebut, B.J Habibie justru memilih kembali ke Indonesia untuk mengabdikan diri pada bangsa.Kecintaannya terhadap negri ini membuat Habibie ingin mensejajarkan Indonesia dengan negara-negara maju. Setelah pulang dari luar negri habibie diberi tanggung jawab oleh pemerintah untuk mengembangkan Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). B.J. Habibie juga dipercaya mengepalai bidang riset dan teknologi (sebagai Menristek). Bertahun-tahun kemudian, Indonesia pun berhasil membuat pesawat. Prinsip, tekad, dan perjuangannya menjadikan inspirasi bagi bangsa Indonesia.

            Dari Biograi yang pendek tersebut kita bisa mengambil contoh sukses keberhasilan bisa di raih jika kita tetap semangat dan pantang menyerah, dan kesuksusen akan menghampiri kita jika kita mau besungguh sungguh dalam mempelajai ilmu tersebut. Dan beliau telah mengajarkan kita bahwa kita jika sudah sukses tidak lupa dengan negaranya sendiri. Dan pantang menyerah walau keadaan seperti apapun, beliau adalh salah satu orang yang menginpirasi bagi saya karna ketekunan, kerja keras dan kedisiplinan beliau yang membut saya mengidolakan beliau.