Pembagian Macam Flora & Fauna Berdasarkan Letak
Garis Weber, Wallace Dan Flora & Fauna Langka Di Indonesia
1.
Pembagian
Macam Flora & Fauna Berdasarkan Letak Garis Weber Dan Wallace
Garis weber adalah garis yang membatasi antara jenis flora dan fauna Indonesia bagian barat tengah atau tipe peralihan australis. Garis ini di tentukan berdasarkan hipotesis dari Max Wilhelm Carl Weber.
Selain
itu, terdapat juga tumbuhan emdemik yaitu Raflesia Arnoldi di wilayah Sumatra.
Ada
flora yang hidup dibagian barat yaitu :
Garis weber adalah garis yang membatasi antara jenis flora dan fauna Indonesia bagian barat tengah atau tipe peralihan australis. Garis ini di tentukan berdasarkan hipotesis dari Max Wilhelm Carl Weber.
Garis
Wallace adalah
garis yang membatasi antara flora dan fauna Indonesia bagian tengah dan timur
atau tipe asiatis dan tipe peralihan. Garis ini di tentukan berdasarkan
hipotesis dari Alfred Russel Wallace.
2.
Flora Dan Fauna
Indonesia Bagian Barat
Daerah Indonesia yang meliputi
bagian Barat :
·
Sumatra
·
Jawa
·
Kalimantan
·
Bali
A.
Flora Indonesia Bagian Barat
Flora
yang terdapat di wilayah Indonesia bagian barat di dominasi oleh vegetasi hutan
hujan tropis. Hal ini di karenakan kawasan ini memiliki curah hujan dan
kelembaban yang cukup tinggi. Jenis flora di kawasan ini memiliki kesamaan ciri
dengan flora di kawasan asia (Asiatis). Wilayah Indonesia bagian Barat juga
banayak dijumpai hutan mangrove (hutan bakau), antara lain dipantai Timur
Sumatra, pantai Barat dan Selatan Kalimanta, serta pantai Barat dan Utara Jawa.
Flora bagian Barat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
·
Memiliki
berbagai jenis tumbuhan kayu berharga.
Contoh : Pohon jati, Pohon
Meranti, Pohon Kruing, Pohon Mahoni
·
Selalu
hijau sepanjang tahun.
·
Bersifat
heterogen.
·
Pohon
Cempaka
·
Raflesia
Arnoldi
·
Pohon
Jati
·
Pohon
Meranti
·
Pohon
Kruing
·
Pohon
Karet
·
Pohon
Mahoni
·
Pohon
Kamper
·
Pohon
Beringin
·
Pakis
· Dst.
A.
Fauna Indonesia Bagian Barat
Fauna bagian Barat memiliki
kesamaan dengan tipe Asia (Asiatis). Fauna Indonesia Barat
disebut juga wilayah fauna dangkalan Sunda.
Ciri-ciri Fauna
bagian Barat (Oriental) :
·
Banyak
mamalia berukuran besar
·
Banyak
mamalia berjenis primate
·
Ditemukan
jenis-jenis burung yang warna bulunya tidak menarik
·
Banyak
jenis ikan air tawar
·
Terdapat
hewam endemik
Persebaran wilayah fauna Indonesia Barat menurut
asal pulaunya meliputi :
·
Pulau
Sumatera dan pulau-pulau kecil di sekitarnya (Nias, Enggano, Bangka,
Belitung, Kepulauan Riau dll) memiliki fauna - fauna yang khas, seperti: gajah,
tapir, badak bercula dua, harimau, siamang, dan orang utan.
·
Pulau Jawa
dan pulau-pulau kecil di sekitarnya (Nusa Kambangan, Nusa Barung,
Madura, Kepulauan Seribu, Pulau Vulkan Krakatau dll) memiliki badak bercula
satu, harimau dan banteng.
·
Pulau
Kalimantan memiliki badak bercula dua, macan tutul, orang utan, kera berhidung
panjang, dan beruang madu.
·
Pulau Bali
Beberapa jenis fauna yang terdapat di wilayah
fauna Indonesia Barat menurut jenis faunanya antara lain :
·
Jenis
mamalia, meliputi gajah, badak bercula satu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet,
orang utan, harimau, tikus, bajing, kijang, ajag, kelelawar, landak, babi hutan
dan ikan pesut (sejenis lumba-lumba air tawar di sungai Mahakam).
·
Jenis reptil, meliputi
buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, bunglon, dan trenggiling.
·
Jenis burung, meliputi
burung hantu, elang, jalak, merak, kutilang dan berbagai macam unggas.
·
Jenis
serangga, misalnya kumbang Badak (kumbang Jawa).
3.
Flora Dan Fauna
Indonesia Bagian Tengah
Daerah
Indonesia yang meliputi bagian Tengah:
·
Sulawesi
·
Daerah
Nusa Tenggara
·
Maluku
A. Flora
Indonesia bagian Tengah
Daerah
peralihan meliputi wilayah Pulau Sulawesi dan kepulauan di sekitarnya serta
Kepulauan Nusa Tenggara. Di kawasan ini tidak kita jumpai adanya hutan yang
lebat. Dengan ciri-ciri sebagai berikut :
· Jenis hutan yang ada
hanyalah hutan semusim atau hutan homogen yang tidak begitu lebat
· memiliki curah hujan yang
relatif lebih sedikit bila dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia.
· Jenis tumbuhan yang
mendominasi di wilayah Indonesia bagian tengah, antara lain, jenis palma,
cemara, dan pinus.
PULAU
|
JENIS FLORA
|
Sulawesi
|
eboni, kayu besi, pinus, kayu hitam, rotan, dan beberapa jenis
bunga anggrek
|
Nusa Tenggara
|
jati, sandelwood,
akasia, cendana, dan beberapa jenis bunga anggrek
|
Maluku
|
sagu, meranti, gotasa, kayu besi, lenggua, jati, kayu putih,
dan anggrek
|
B. Fauna
Indonesia bagian Tengah
Fauna Peralihan dan asli, terdapat dibagian tengah
Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara.
Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti :
·
Kera
·
Kuskus
·
babi rusa
·
Anoa
·
burung maleo.
4.
Flora Dan Fauna Bagian Timur
Persebaran wilayah flora dan fauna
Indonesia Timur meliputi :
·
Kepulauan Maluku dan kepulauan kecil di sekitarnya
·
Papua (Irian) dan sekitarnya.
A.
Flora Indonesia bagian Timur
Flora di wilayah Indonesia bagian Timur didominasi
oleh hutan hujan tropis. Akan tetapi, jenis tumbuhannya berbeda dengan jenis
tumbuhan di wilayah Indonesia bagian Barat. Jenis flora di wilayah hutan hujan
tropis bagian Timur memiliki kesamaan dengan flora di kawasan Benua Australia,
sehingga jenis floranya bersifat Australis.
Jenis Flora yang tumbuh di Indonesia Bagian timur
adalah :
·
Sagu
·
Kemiri
·
Coklat
·
Jambu mete
·
Cengkih
·
Kayu manis
·
Wijen
B.
Fauna Indonesia bagian Timur
Wilayah fauna Indonesia Timur berbatasan
dengan Wilayah Fauna Indonesia Tengah dan dibatasi oleh garis khayal yaitu
Garis Weber, dan termasuk dalam kelompok fauna dunia zona Australis.
Beberapa jenis fauna yang hidup di wilayah Fauna Indonesia Timur antara
lain :
·
Mamalia, terdiri atas kangguru, walaby, beruang, nokdiak (landak Irian),
oposum layang (pemanjat berkantung), kuskus, kangguru pohon dan kelelawar.
·
Reptilia, terdiri atas buaya, biawak, ular, kadal dan kura-kura
·
Amfibia, terdiri atas katak pohon, katak terbang dan katak air
·
Burung, terdiri atas nuri, raja udang, cendrawasih, kasuari dan namudur
·
Berbagai jenis ikan
·
Berbagai macam serangga
Karakteristik fauna Indonesia
bagian timur lebih dari separuhnya sama dengan fauna Australis, karena Pulau
Irian (Papua dan Papua Nugini) menyatu dengan daratan Australia menjadi
Dangkalan Sahul pada era Pelistocene (zaman es). Flora dan fauna Australia jauh
berbeda dengan flora dan fauna yang berasal dari bagian dunia lain.
Keanekaragaman marsupial (mamalia berkantung) yang sangat tinggi, yang mengisi
peran ekologis di Australia yang analog dengan peran ekologis yang diisi oleh
mamalia berplasenta pada benua lain, hanya merupakan salah satu contoh dari
keunikan kolehsi spesies Australia. Hewan marsupial mungkin berkembang pertama
kali di tempat yang sekarang menjadi Amerika Utara dan mencapai Australia
melalui Amerika Selatan dan Antartika ketika kedua benua itu masih menyatu.
Pemisahan daratan yang terjadi selanjutnya membuat Australia ‘mengapung’
seperti perahu raksasa yang penuh dengan marsupial. Di Australia, marsupial
berkembang dan menjadi beraneka ragam, sementara mamalia berplasenta berkembang
dan menjadi beranekaragam di benua lain. Australia telah terisolasi selama 50
juta tahun. Kelelawar, tikus, mencit, dan manusia (dan hewan ternak yang
dijinakkannya) adalah semua jenis mamalia berplasenta yang berhasil hidup dan
memenuhi benua pulau itu.
5.
Flora Dan Fauna Langka Dilindungi
A.
Flora Langka di Indonesia
·
Anggrek Hitam
·
Rafflesia Arnoldi
·
Mangga Kasturi
·
Kantong Semar
·
Bayur
·
Meranti Merah
·
Cendana
·
Kayu Gaharu
·
Anggrek Larat
·
Anggrek Tebu
·
Korma Rawa
·
Daun Payung
·
Bertan
·
Damar
·
Jelutung
·
Tembesu
B.
Fauna Langka di Indonesia
·
Babi rusa
- terdapat di Sulawesi Utara.
·
Jalak bali
- terdapat di Jawa, Madura, Bali dan Sumatra.
·
Badak -
terdapat di Sumatra, Kalimantan dan Jawa.
·
Banteng -
terdapat di Jawa dan Kalimantan.
·
Komodo
-terdapat di Pulau Flores dari Pulau Komodo.
·
Kasuari -
terdapat di Papua.
·
Burung
Cendrawasih - terdapat di Papua.
·
Kakatua -
terdapat di Papua.
·
Gajah -
terdapat di Sumatra.
·
Anoa (sapi
hutan) - terdapat di Sulawesi.
·
Siamang -
terdapat di Sumatra.
·
Orangutan
(mawas) - terdapat di Sumatra Utara, Klaimantan.
·
Merak -
terdapat di Papua.
·
Kuskus -
terdapat di Sumatra, Kalimantan.
·
Tapir
(tenuk) - terdapat di Sumatra,
Kalimantan.
·
Maleo -
terdapat di Papua.
·
Macan
tutul - terdapat di Sumatra, Jawa.
·
Alap-alap.
·
Penyu -
terdapat di Sumatra, Sulawesi, Pantai Jawa.
·
Trenggiling
- terdapat di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan.
·
Harimau
loreng - terdapat di Jawa, Sumatra.
·
Rangkok -
terdapat di kalimantan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar