Universitas Tadulako
UNTAD memiliki lambang berupa
logo berbentuk segi 5 (lima) berwarna merah darah yang didalamnya
terdapat:Lambang UNTAD mengandung makna keutuhan untuk mencapai keluhuran dan
martabat kehidupan yang mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa, kebenaran, dan
kemanusiaan sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia, yakni Pancasila.Lambang
UNTAD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memiliki makna sebagai berikut:
1. Sebuah pigura berwarna kuning emas dibatasi garis berwarna hitam dengan dua tanduk menopang dengan tajam ke atas (kearah) puncak (langit);
2. Pada bagian atas terdapat gerigi berjumlah 18 (delapan belas) dan di bagian bawah terdapat gerigi berjumlah 8 (delapan);
3. Di tengah-tengah pigura terdapat belah ketupat, yang didalamnya terdapat bulatan;
4. Pada bagian bawah terdapat dua buah lilitan roda (kaki bertumpuk) yang ditopang oleh bumi.
5. Pigura
berwarna kuning emas dibatasi garis berwarna hitam bermakna berbudaya dan
berbudi luhur;
6. Dua
tanduk menopang dengan tajam ke atas (kearah) puncak (langit) bermakna
keutamaan;
7. Belah ketupat dan didalamnya terdapat bulatan bermakna empat arah angin dengan berintikan ilmu pengetahuan;
8. Dua buah lilitan roda (kaki bertumpuk) yang ditopang oleh bumi bermakna kaki bersimpuh.File Logo UNTAD standar dalam format PNG (dan transparan tanpa latar belakang.
9. Dalam bahasa Indonesia terdapat kata kitab yang diserap dari bahasa Arab (كتاب), yang memiliki arti buku. Kemudian pada penggunaan kata tersebut, kata kitab ditujukan hanya kepada sebuah teks atau tulisan yang dijilid menjadi satu. Biasanya kitab merujuk kepada jenis tulisan kuno yang mempunyai ketetapan hukum, atau dengan kata lain merupakan undang-undang yang mengatur. Istilah kitab biasanya digunakan untuk menyebut karya sastra para pujangga pada masa lampau yang dapat dijadikan sebagai bukti sejarah untuk mengungkapkan suatu peristiwa masa lampau seperti halnya Kitab suci. Kerajaan-kerajaan di Nusantara pada masa lampau memberi kedudukan yang penting bagi para pujangga untuk menceritakan kehidupan dan kekuasaan raja-raja pada waktu itu untuk diriwayatkan dengan cara ditulis.
7. Belah ketupat dan didalamnya terdapat bulatan bermakna empat arah angin dengan berintikan ilmu pengetahuan;
8. Dua buah lilitan roda (kaki bertumpuk) yang ditopang oleh bumi bermakna kaki bersimpuh.File Logo UNTAD standar dalam format PNG (dan transparan tanpa latar belakang.
9. Dalam bahasa Indonesia terdapat kata kitab yang diserap dari bahasa Arab (كتاب), yang memiliki arti buku. Kemudian pada penggunaan kata tersebut, kata kitab ditujukan hanya kepada sebuah teks atau tulisan yang dijilid menjadi satu. Biasanya kitab merujuk kepada jenis tulisan kuno yang mempunyai ketetapan hukum, atau dengan kata lain merupakan undang-undang yang mengatur. Istilah kitab biasanya digunakan untuk menyebut karya sastra para pujangga pada masa lampau yang dapat dijadikan sebagai bukti sejarah untuk mengungkapkan suatu peristiwa masa lampau seperti halnya Kitab suci. Kerajaan-kerajaan di Nusantara pada masa lampau memberi kedudukan yang penting bagi para pujangga untuk menceritakan kehidupan dan kekuasaan raja-raja pada waktu itu untuk diriwayatkan dengan cara ditulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar